Menggunakan Kata Keterangan Waktu Dengan Lebih Teliti

A: “Eh ayo cepetan berangkat!”

B: “Aduh, tunggu kek. Bentar lagi.”

Dialog di atas yang serupa sering kita gunakan sehari-hari ketika kita meminta seseorang untuk menunggu. Namun seringnya, apa yang kita katakan tidak sesuai dengan pengertiannya. Saat kita mengatakan kata sebentar, sebenarnya berapa menitkah tepatnya sebentar yang dimaksud?

Dalam keadaan yang lain, kadang kita suka bertemu dengan situasi yang berbeda. Misalnya:

A: “Eh, aku tinggal duluan ya.”

B: “Aduh, tunggu dulu. Gak lama kok..”

Nah, berapa menit sebenarnya yang disebut lama? Dalam kasus tertentu bahkan ada yang lebih membingungkan lagi. Seperti:

A: “Nanti di sana lama gak?”

B: “Ngg.. Yah, lumayan lama sih..”

Bagaimana pula dengan definisi rentang waktu lumayan lama?

Oke, karena ke-simpang siur-an penggunaan istilah ini, saya ingin mencoba memberikan definisi waktu yang lebih teliti untuk perkara ini. Kalau menurut saya ini penting untuk kita definisikan, supaya kita lebih berhati-hati saat menggunakan kata keterangan waktu. Manfaatnya, tentu saja supaya pertengkaran terhadap selisih waktu menjadi berkurang, dan penggunaan waktu dapat dibuat lebih efisien. Hal ini dilakukan mengingat bahwa rasanya dalam 1 hari itu 24 jam tak lagi cukup.

Ini adalah definisi yang saya miliki untuk beberapa kasus rentang waktu di atas:

  • Sebentar, berarti kurang dari 10 menit.
  • Lama, berarti lebih atau sama dengan 1 jam.
  • Agak lama, berarti adalah sekitar 50 – 75% dari definisi lama, yaitu antara 30 – 45 menit.
  • Lumayan lama, berarti.. hmm, sebaiknya hindari. Definisi lumayan saja itu kurang jelas maknanya kalau menurut saya.

Dalam kasus yang lebih kompleks, ada juga kadang-kadang dialog seperti ini.

A: “Berapa menit lagi sampainya?”

B: “Hmm, mungkin sekitar jam 3-an..”

Kalau untuk kasus ini, menurut saya:

  • Ketika ada suatu angka jam diikuti dengan partikel “an” atau ada kata “sekitar” di dekatnya, berarti yang dimaksud adalah + 15 menit dari jam tersebut. Misalnya, jam 3-an berarti itu rentang waktu antara jam 3 kurang 15 menit sampai dengan jam 3 lebih 15 menit.

Kadang-kadang ada lagi dialog yang lebih bias lagi seperti:

A: “Jam berapa sampai ke sini?”

B: “Mungkin sekitar 10 menit-an

Untuk ini, menurut saya:

  • Ketika ada suatu bilangan menit disertai kata “sekitar” atau partikel “an”, maka toleransinya adalah + 20% dari waktu yang dideklarasikan. Jadi, sekitar 10 menit-an berarti antara 8 menit – 12 menit. Begitu pula misalnya sekitar 20 menit-an berarti 16 menit – 24 menit.

Ini definisi subjektif sih. Dengan adanya definisi yang jelas ini, mudah-mudahan pertengkaran tentang selisih waktu akan berkurang. Bagaimana definisi ini menurut pembaca?🙂

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s