Tips Mengirim Berkas Paramadina Fellowship 2011

Melanjutkan artikel sebelumnya, kali ini saya akan memberikan beberapa tips yang semoga bisa membantu teman-teman semua dalam mempersiapkan pengiriman berkas Paramadina Fellowship 2011 (PF2011) dengan lebih mudah.

Satu hal yang harus diperhatikan, pastikan teman-teman telah memiliki formulir pendaftaran PF2011. Jika belum memilikinya, silakan download dari situs Universitas Paramadina di alamat berikut:

http://www.paramadina.ac.id/downloads/Fellowship/formulirpf2011.pdf

Setelah teman-teman men-download file tersebut, cetak (hard copy lebih mudah dibaca dibanding soft copy). Formulir PF ini sangat lengkap petunjuknya. Baca saja dengan baik.

Mari kita cermati formulir ini. Perhatikan bagian ‘Daftar Dokumen’. Itu adalah hal-hal yang harus teman-teman lengkapi.

Periksa satu-satu poin-poin tersebut. Mari saya bantu daftarkan di sini:

Formulir pendaftaran yang sudah dilengkapi dan ditandatangani, bermaterai 6000 rupiah.

Isi formulir dengan baik. Tidak masalah walau belum menulis essay (akan dijelaskan nanti). Pokoknya, persiapkan dulu. Jangan lupa beli materai 6000 rupiah 1 buah untuk ditempel di bagian ‘Pernyataan Bermaterai’.

Saat mengisi formulir, tulis dengan jelas semua isian yang diminta. Sampaikan dengan baik dan rapi, sehingga Tim Panel PF tidak akan kebingungan ketika membaca berkas teman-teman.

Pada formulir ini, teman-teman akan diminta untuk mengisi data organisasi dan prestasi. Jangan ragu, tuliskan prestasi yang teman-teman miliki sejak SMP. Tuliskan saja, jangan ragu walau lingkup prestasinya kecil. Pernah mengurus suatu acara, pernah menjadi pengurus di suatu organisasi, pernah menjabat sebagai ketua, sekretaris, atau bendahara, ataupun anggota, tuliskan saja. Tim Panel punya penilaian sendiri. Jangan percaya dengan penilaian pesimistis diri teman-teman.

Intinya, isi dengan benar, jujur, dan jangan sampai ada yang tertinggal, dan jangan sampai ada isian yang belum diisi. Tanda tangani semua tempat di formulir yang diminta untuk ditandatangani. Teliti, cek berkali-kali.

Berkas formulir ini adalah representasi teman-teman di hadapan Tim Panel. Jadi, siapkan dengan baik.

Satu (1) foto berwarna 4 x 6 cm (ditempel pada kotak yang telah disediakan pada formulir pendaftaran).

Pas foto, jangan sampai lupa ya.

Satu Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah atau Tokoh Masyarakat, dan Satu (1) Surat Rekomendasi dari Guru SLTA atau sederajat…

Ini adalah hal penting yang harus teman-teman perhatikan.

Jangan andalkan orang lain atau Tata Usaha sekolah, temui sendiri kepala sekolah SMA teman-teman masing-masing. Jelaskan dengan baik bahwa tulisan beliau tentang rekomendasi terhadap teman-teman sangat bernilai untuk kelulusan teman-teman. Arahkan beliau, isian apa saja yang harus diisi. Jangan lupa, berikan beliau amplop yang cukup untuk menyimpan surat tersebut.

[revisi]

Teman-teman juga bisa meminta surat rekomendasi ke tokoh masyarakat. Untuk yang ini, pilihlah tokoh yang dekat dan kenal baik dengan teman-teman. Untuk yang ini, sama prosedurnya dengan meminta surat rekomendasi dengan kepala sekolah. Buatlah janji terlebih dahulu, berikan kesan baik sehingga beliau mau merekomendasikan teman-teman untuk syarat berkas ini.

[akhir revisi]

Sebagai data pendukung, berikan pula salinan piagam penghargaan yang  teman-teman miliki, rapor, dan hal-hal lain yang terkait dengan isi surat rekomendasi. Salinan berkas tersebut bisa membantu pemberi rekomendasi untuk menuliskan keterangan yang baik tentang teman-teman.

Untuk surat rekomendasi dari guru, pilihlah guru yang menurut teman-teman paling mengenal teman-teman saat di SMA, dan pastinya memiliki kesan yang baik terhadap teman-teman. Lakukan langkah yang sama dengan saat teman-teman meminta rekomendasi dari kepala sekolah.

Andalkan diri sendiri, jangan andalkan siapapun!

Essay yang berjudul ’Aku Si Agent of Change di Masa Depan’ dan ’Titik Nadir dalam Kehidupanku’.

Ini hal penting kedua yang harus diperhatikan.

Pertama, hal yang sederhana. Perhatikan batas kata yang diizinkan. Essay tentang ‘Agent of Change’ hanya bolah 500 kata, sedang yang ‘Titik Nadir’ hanya boleh 250 kata. Jaga batas itu. Lalu, jangan lupa, siapkan pena hitam yang baik untuk menulis essay. Kalo saya merekomendasikan pena Pilot Hi-Tec yang 0.4 untuk menulis essay ini (harga pena ini agak mahal tapi :P).

Pena Hi-Tec-C, pilih yang diameter mata pena 0.4 (saran saya)

Sekarang tentang penulisan essay.

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah isi essay. Pastikan teman-teman memilih cerita yang paling baik menurut teman-teman. Cerita yang kira-kira bisa menginspirasi, dan benar-benar mendeskripsikan diri teman-teman. Essay itu adalah cerminan diri teman-teman di hadapan Tim Panel.

Untuk bahasa yang digunakan, kalau untuk teman-teman yang memilih Program Studi Hubungan Internasional, saya sarankan teman-teman menulis essay dalam Bahasa Inggris. Untuk yang lainnya, bisa memilih sesuai dengan bakat teman-teman.

Soal bahasa ini, bukan berarti yang Bahasa Indonesia tidak bagus. Menggunakan Bahasa Inggris pun akan percuma jika isinya tidak optimal. Intinya, sesuaikan dengan potensi teman-teman. Tidak masalah dalam Bahasa Indonesia.

Gunakan kata-kata narasi yang baik. Tidak ada salahnya kalau teman-teman mencari referensi terlebih dahulu tentang cara membuat essay naratif yang baik.

Copy sertifikat dari penghargaan atau prestasi yang pernah diterima (selama SMP dan  SLTA).
Satu (1) copy Kartu Tanda penduduk (KTP) yang berlaku.
Satu (1) copy NEM SLTA yang dilegalisir (bagi lulusan SLTA)
Satu (1) copy Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang dilegalisir (bagi lulusan SLTA)
Satu (1) copy Rapor Kelas 1, 2 dan 3 yang dilegalisir
Surat keterangan tidak buta warna dari dokter (khusus pendaftar Desain Komunikasi Visual) dan tidak buta warna total (khusus pendaftar Desain Produk Industri)
Satu (1) copy Kartu Keluarga

Ini hal penting ketiga. Untuk berkas-berkas di atas, susunlah dengan rapi.

Kalau saran saya, sebaiknya urutkan berkas di dalam amplop yang akan teman-teman kirim sesuai urutan di daftar dokumen ini. Untuk lebih rapi, belilah klip binder (klip dari besi yang warnanya hitam) untuk menjepit berkas agar tidak tercecer. Kelompokkan dengan baik, mana data rapor dan prestasi, lalu data pribadi yang diminta, sehingga Tim Panel akan lebih mudah memeriksa berkas teman-teman.

Klip binder, beli beberapa untuk berkas teman-teman

Lalu, untuk salinan penghargaan dan rapor. Jangan lupa untuk melegalisir rapor dan piagam teman-teman ke sekolah. Untuk salinan piagam, urutkan dengan urutan sesuai dengan waktu yang tertera di piagam. Urutkan dengan baik dan rapi, tumpuk dokumen dengan posisi yang sama, sehingga tidak ada yang terbalik saat dokumen-dokumen tersebut dibuka.

Untuk rapor, perhatikan dengan baik. Pastikan rapor teman-teman telah ditandatangani oleh orang tua, wali, dan kepala sekolah, serta dicap dengan stempel sekolah.

Intinya, siapkan dengan rapi. Jangan ada yang tertinggal, sekali lagi Jangan ada yang tertinggal!

Tahun ini mungkin ada lebih dari 1500 berkas akan masuk ke meja Tim Panel. Tahun lalu ada 1600an orang yang mendaftar. Jangan pesimis, daftarkan saja berkas teman-teman, karena nanti masih ada seleksi tahap selanjutnya.

Seleksi berkas PF2011 merupakan seleksi administrasi. Mereka yang lolos akan dipanggil untuk interview, langsung bertemu muka dengan Tim Panel, maupun lewat telepon.

Jadi, siapkan berkas ini. Ini adalah langkah pertama. Jika teman-teman lulus tahap seleksi berkas ini, maka teman-teman bisa bersiap-siap untuk tahap selanjutnya.

Selamat mengirimkan berkas. Semoga berhasil 😀

Salam,
Mokhamad Syamsul Latif Imam Hidayat
Paramadina, Rajawali Foundation Fellow

Bersiaplah untuk Mengirim Berkas – Paramadina Fellowship 2011

Untuk siswa-siswi SMA dan sederajat yang kini duduk di kelas XII, maupun bagi alumni SMA yang sedang mencari beasiswa untuk kuliah dan tertarik untuk mendalami 8 bidang berikut:

  1. Teknik Informatika
  2. Hubungan Internasional
  3. Ilmu Komunikasi
  4. Falsafah dan Agama
  5. Manajemen dan Bisnis
  6. Psikologi
  7. Desain Komunikasi Visual
  8. Desain Produk Industri

Bersiap-siaplah untuk mengikuti salah satu program beasiswa yang sangat komprehensif: Paramadina Fellowship 2011.

Program beasiswa ini telah berjalan selama 3 tahun (dari 2008 sampai 2010). Universitas Paramadina adalah sebuah kampus kecil di Jakarta Selatan, sebuah kampus unik dengan jumlah mahasiswa yang tidak banyak. Dipimpin oleh Bapak Anies Baswedan, Ph. D., kampus ini memberikan bantuan untuk melanjutkan studi S1 bagi mereka yang memiliki keinginan yang kuat dan prestasi yang baik.

Informasi selengkapnya dapat dilihat di sini:

http://www.paramadina.ac.id/fellowship/659-paramadina-fellowship-2011.html

Dalam hal ini, saya ingin berbagi cerita dengan pembaca tentang tawaran beasiswa yang sangat menarik ini.

Paramadina Fellowship merupakan program beasiswa penuh, di mana dana beasiswa yang diberikan akan menutupi biaya kuliah (selama 4 tahun masa kuliah), biaya buku, dan biaya hidup. Sistem pemberian beasiswa yang digunakan adalah dengan menghubungkan penerima beasiswa dengan donornya, yang berasal dari individu (yang biasanya kalangan pengusaha sukses, ataupun pemerhati pendidikan) dan korporat.

Jika beasiswa biasa hanya memberikan dukungan secara finansial, Paramadina Fellowship tidak demikian. Penerima beasiswa akan dihubungkan dengan berbagai link yang akan meningkatkan soft skill, tidak semata-mata hanya nilai akademik saja.

Kampus Paramadina sendiri merupakan kampus kecil yang unik. Letaknya yang di Jakarta dan sistem internalnya yang juga unik menjadikan kampus ini tempat berlangsungnya acara-acara khusus di mana tamu yang datang merupakan kalangan penting yang namanya telah membahana. Rektor universitas ini sendiri (Bapak Anies Baswedan, Ph. D.) merupakan seorang tokoh yang terkenal, dan sangat memperhatikan pendidikan. Salah satu program yang beliau dirikan adalah Indonesia Mengajar (http://www.indonesiamengajar.org/).

Saya akan berusaha membagikan beberapa hal yang saya ketahui tentang program beasiswa ini di post-post selanjutnya. Kini, bersiaplah untuk mengirimkan berkas Anda.

Semoga berhasil 🙂

Salam,
Mokhamad Syamsul Latif Imam Hidayat
Paramadina, Rajawali Foundation Fellow