Rapikan Source Code Anda – Kebiasaan Programming yang Baik 1

Seberapa sering Anda menulis kode dalam suatu bahasa pemrograman? Ya, mungkin untuk mahasiswa Teknik Informatika atau Ilmu Komputer, tidak perlu ditanya lagi karena sudah pasti sering sekali mengetik kode.

Apa sebenarnya kode yang dibuat itu? Kode tersebut mencerminkan cara pikir sang pemrogram. Ada kalanya, ketika suatu kali berjumpa dengan kasus yang pernah dijumpai sebelumnya, kita akan membuka kembali kode-kode lama yang pernah kita buat dalam menangani kasus tersebut.

Saat Anda membaca kembali kode yang telah dibuat sebelumnya, apakah Anda dapat mengerti langsung apa yang pernah Anda buat dulu?

Jawabannya tergantung pada beberapa hal, tapi mari mulai pada pertanyaan sederhana: apakah kode yang Anda ketik dulu rapi? Kalau iya, akan lebih mudah untuk mengingat kembali cara pikir Anda di masa lalu. Daripada membuat ulang dari awal, lebih baik memperbaiki apa yang telah ada bukan?

Dalam hal inilah, kebiasaan programming yang baik akan mempengaruhi kemudahan membaca alur pemikiran di masa lalu.

Saya akan membagikan beberapa tips secara berseri untuk menulis kode yang baik sehingga kode Anda akan lebih mudah dibaca dan dipahami, sekalipun kode tersebut mungkin sudah berusia ratusan tahun.đŸ˜›

Mari lupakan struktur internal program terlebih dahulu, kita mulai dengan cara penulisannya.

Gunakan Indentasi dan Spasi

Contoh sederhana, perhatikan kode berikut:

#include <iostream>
using namespace std;
int fib(int n) {
switch (n) {
case 0:
return 0;
case 1:
return 1;
default:
return fib(n-1) + fib(n-2);
}
}
int main() {
int i;
for (i=0;i<10;i++) {
cout<<< endl;
}
return 0;
}

Bagaimana kita bisa membaca dan memahaminya? Jelas bukan perkara mudah kalau seperti ini. Mari, mulai kita rapikan.

Pada bahasa pemrograman tertentu seperti C, C++, dan Java, blok ditandai dengan kurung kurawal ‘{‘ dan diakhiri dengan kurung kurawal lagi ‘}’. Jadi, setiap mulai blok baru, berikan 1 tab menjorok ke dalam, seperti paragraf. Baris kode dibawahnya harus mengikuti indentasi pada baris kode di atasnya.

#include <iostream>
using namespace std;

int fib(int n) {
    switch (n) {
        case 0:
            return 0;
        case 1:
            return 1;
        default:
            return fib(n-1)+fib(n-2);
    }
}

int main() {
    int i;
    for (i=0;i<10;i++) {
        cout<<
    }
    return 0;
}

Bahasa pemrograman lain seperti BASIC dan Pascal memiliki pendekatan berbeda. Pada BASIC blok ditandai dengan adanya nama statement, dan diakhiri dengan end nama statement. Jadi, misal ada Module bernama Tes, maka akhir blok modul tersebut diakhiri dengan statement End Module. Pada statement For misalnya, akhir blok For tersebut ditandai dengan statement End For. Pada Pascal, blok ditunjukkan dengan adanya begin dan end.

Agar lebih rapi lagi, perhatikan juga tentang spasi pada penulisan program. Kode akan lebih mudah lagi dibaca. Tambahkan spasi untuk membedakan antara suatu operator dengan operand.

#include <iostream>
using namespace std;

int fib(int n) {
    switch (n) {
        case 0:
            return 0;
        case 1:
            return 1;
        default:
            return fib(n - 1) + fib(n - 2);
    }
}

int main() {
    int i;
    for (i = 0; i < 10; i++) {
        cout << fib(i) << endl;
    }
    return 0;
}

Gunakan Komentar Jika Diperlukan

Komentar pada bahasa pemrograman dapat sangat membantu Anda dalam membaca kembali kode program yang telah dibuat. Anda bisa menaruh komentar untuk memberi penjelasan tentang arti penggunaan suatu variabel, atau untuk mendeskripsikan algoritma yang digunakan.

Gunakan Tools yang Sesuai Saat Membaca Kode

Dengan apa Anda membaca kode? Dengan notepad kah? Hm, pasti bukan pengalaman yang menyenangkan. Carilah tool yang memiliki fitur syntax highlighting untuk berbagai bahasa pemrograman.

Salah satunya, selain menggunakan IDE (Integrated Development Environment) bahasa pemrograman yang Anda gunakan, Anda bisa menggunakan software Notepad++. Program ini mendukung syntax highlighting untuk berbagai bahasa pemrograman terkemuka. Anda bahkan dapat membuat definisi untuk meng-highlight suatu bahasa yang Anda buat sendiri.

Tampilan Program Notepad++

Dengan menulis kode yang rapi, Anda tidak hanya membantu diri Anda sendiri, namun juga membantu orang lain dalam belajar.

Bagian selanjutnya, saya akan membahas hal-hal teknis terkait dengan kebiasaan programming yang baik ini.

Semoga bermanfaat.

One comment

  1. onyit · December 3, 2010

    terkadang aku sengaja bkin kode ku semrawuut,
    biar ql ada yg mau nyontek ga ngertiii
    cm aku yg ngertii
    wkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s